Permainan Tradisional Meriahkan Hari Anak Nasional di SMA Pamor Cikampek
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, SMA Pamor Cikampek menggelar kegiatan permainan tradisional pada tanggal 23 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk melestarikan budaya Indonesia sekaligus mengajak peserta didik kembali aktif bergerak, bekerja sama, dan bersosialisasi melalui permainan tradisional. Kegiatan seperti ini juga sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional yang mendorong anak untuk kembali bermain dan mengurangi ketergantungan pada gawai.
Tiga permainan tradisional yang diperlombakan adalah Engklek, Gobak Sodor (Galasin), dan Rangku Alu. Seluruh peserta didik mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias.

Permainan Engklek menguji keseimbangan, ketelitian, serta konsentrasi peserta saat melompat dari satu kotak ke kotak lainnya menggunakan satu kaki. Selain menyenangkan, permainan ini melatih koordinasi tubuh dan sportivitas.

Selanjutnya, Gobak Sodor (Galasin) menjadi permainan yang paling ramai karena mengandalkan kekompakan tim. Setiap kelompok harus menyusun strategi untuk melewati penjaga garis tanpa tersentuh. Permainan ini mengajarkan kerja sama, komunikasi, serta kemampuan mengambil keputusan dengan cepat.

Keseruan semakin terasa saat peserta memainkan Rangku Alu, permainan tradisional dari Nusa Tenggara Timur yang menggunakan bambu sebagai alat utama. Peserta dituntut memiliki kelincahan, ketepatan langkah, dan keberanian agar dapat melewati bambu yang digerakkan secara berirama tanpa terjepit.
Kegiatan berlangsung dengan meriah, penuh tawa, dan semangat kebersamaan. Melalui permainan tradisional ini, diharapkan peserta didik semakin mencintai budaya bangsa, menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik, serta mempererat persahabatan antarsiswa.
Selamat Hari Anak Nasional. Mari terus bermain, belajar, berkarya, dan melestarikan warisan budaya Indonesia.