Hari Kedua MPLS, SMA Pamor Cikampek Gandeng Koramil Tanamkan Jiwa Bela Negara dan Kedisiplinan
CIKAMPEK – Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), suasana di lapangan SMA Pamor Cikampek tampak berbeda dan penuh semangat. Ratusan siswa baru mengikuti kegiatan Pendidikan Bela Negara dan Pelatihan Kedisiplinan yang berkolaborasi langsung dengan Komando Rayon Militer (Koramil) Cikampek.
Kegiatan yang dirancang khusus untuk menyambut peserta didik baru ini bertujuan untuk meletakkan pondasi karakter yang kuat sebelum mereka memulai rutinitas belajar mengajar.
Kepala SMA Pamor Cikampek, Ibu Sri Meidawaty, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa pembentukan mental dan karakter merupakan fokus utama sekolah. Menurutnya, kolaborasi dengan Koramil Cikampek adalah langkah yang sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sedini mungkin.
“Kami berharap melalui kegiatan di hari kedua MPLS ini, siswa-siswi SMA Pamor Cikampek tidak hanya cerdas secara akademik ke depannya, tetapi juga memiliki mental yang tangguh, tingkat kedisiplinan yang tinggi, serta rasa cinta tanah air yang kokoh. Ini adalah modal utama mereka dalam meraih masa depan,” ujar Ibu Sri Meidawaty.
Ditempa Langsung oleh Instruktur Berpengalaman
Dalam pelaksanaan di lapangan, para siswa baru mendapatkan bimbingan dan arahan langsung dari dua personel Koramil Cikampek, yakni Sertu Hidayat dan Sertu Dwi Danaya. Kehadiran kedua anggota TNI ini memberikan warna tersendiri. Dengan gaya yang tegas, disiplin, namun tetap penuh pengayoman, mereka berhasil membakar semangat para siswa.
Materi yang diberikan pada hari kedua MPLS ini difokuskan pada dua hal utama:
- Pelatihan Fisik dan Kedisiplinan: Melalui Peraturan Baris-Berbaris (PBB) untuk melatih fokus, kekompakan, dan ketaatan pada instruksi.
- Pembekalan Mental: Melalui materi wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan pembentukan karakter kepemimpinan.
Sertu Hidayat dan Sertu Dwi Danaya juga memberikan pemahaman baru kepada para siswa mengenai makna bela negara di era modern. Keduanya menekankan bahwa tugas bela negara bukan hanya milik aparat keamanan, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk pelajar.
“Wujud bela negara bagi kalian para pelajar saat ini bukanlah mengangkat senjata ke medan perang. Bela negara kalian adalah dengan cara menaati peraturan sekolah, menghormati guru dan orang tua, rajin belajar, serta menjauhi perilaku negatif seperti tawuran atau narkoba,” tegas perwakilan Koramil tersebut di hadapan para siswa.
Antusiasme peserta didik baru terlihat sangat tinggi meskipun harus berpanas-panasan di lapangan. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan iklim sekolah yang lebih tertib dan kondusif, serta melahirkan generasi muda Cikampek yang berjiwa patriot, unggul, dan berkarakter Pancasila. (Red)